Kegiatan MATSAMA MTs Terpadu Mardlatillah Tahun Pelajaran 2023/2024

Buleleng-Jum’at 14 Juli 2023, kegiatan MATSAMA (Masa Taaruf Siswa Madrasah) MTs Terpadu Mardlatillah telah berakhir ditandai dengan upacara penutupan yang dipimpin oleh Bapak Kepala TU, Agus Tunggal Saputra, S.E. serta pelepasan name tag dan penyematan peci dari perwakilan peserta. MATSAMA dilaksanakan sejak hari Senin tanggal 10 Juli 2023 dengan koordinator kegiatan yaitu Ibu Emawati, S.Pd yang juga sekaligus menjabat sebagai Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, diikuti oleh 52 peserta didik baru kelas 7 serta 91 siswa lainnya yang terdiri dari kelas 8 dan 9.  Semua siswa mengikuti kegiatan ini dengan antusias terlebih lagi siswa baru kelas 7 mereka belajar mengenal lingkungan madrasah dan berkenalan dengan  teman-teman baru. Sebelumnya para orang tua siswa baru kelas 7 dan Ketua Komite yang dalam hal ini diwakili oleh Ibu Nurhayati, S.Pd. pada hari Kamis tanggal 06 Juli 2023 telah diundang oleh Kepala Madrasah untuk menghadari pertemuan dalam rangka penguatan silahturahmi, komunikasi, kolaborasi, dan membentuk komitmen bersama serta penyampaian visi dan misi madrasah.

Selama lima hari kegiatan, siswa disuguhi materi sejarah berdirinya MTs Terpadu Mardlatillah, Peraturan yang harus ditaati, pengenalan kurikulum, moderasi beragama, nilai-nilai madrasah, pengenalan pramuka tingkat penggalang, budaya dan kebiasaan yang terdapat di madrasah, bermain games, matrikulasi numerasi dan bacaan Al-Qur’an serta hafalan Surah.

Bapak Kepala Madrasah, M. Fachrudin, S.Pd. mengharapkan apa yang menjadi tujuan kegiatan MATSAMA yaitu  : 1.) Mengenalkan kepada peserta didik baru terkait lingkungan belajar yang baru, mengenali keadaan diri dan sosialnya agar memiliki kesiapan mental dan dapat mudah menyesuaikan diri dalam mengikuti proses pembelajaran selanjutnya. 2.) Menumbuhkan kebanggaan kepada para siswa-siswi baru terhadap madrasah, memahami nilai-nilai madrasah, mencintai dan menjaga nama baik almaternya. 3.) Mengenalkan nila-nilai moderasi beragama, menumbuhkan budaya dan jiwa inklusif tidak eksklusif, ramah, anti kekerasan dan bullying, anti pelecehan seksual, dan menghargai harkat-martabat kemanusiaan. 4.) Mengenalkan pola kebiasaan hidup bersih, sehat dan halal di lingkungan madrasah, menumbuhkan sikap disiplin dan tanggungjawab, serta mental mandiri berprestasi. 5.) Serta meningkatkan ketaqwaan dan keimanan peserta didik dapat tercapai kedepannya guna menciptakan generasi berkualitas yang berahlak islami.

Bagikan tulisan ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *